Fungsi dan Manfaat Media Pembelajaran
Fungsi dan Manfaat Media Pembelajaran
Levie & Lents dalam Azhar Arsyad (2007: 16) mengemukakan
empat fungsi media pembelajaran, khususnya media visual, yaitu fungsi atensi,
fungsi afektif, fungsi kognitif, dan fungsi kompensatoris.
Fungsi atensi media visual merupakan inti, yaitu menarik dan
mengarahkan perhatian siswa untuk berkonsentrasi kepada isi pelajaran yang
berkaitan dengan makna visual yang ditampilkan atau menyertai teks materi
pelajaran. Media gambar atau animasi yang diproyeksikan melalui LCD (Liquid
Crystal Display) dapat memfokuskan dan mengarahkan perhatian mereka kepada
pelajaran yang akan mereka terima. Hal ini berpengaruh terhadap penguasaan
materi pelajaran yang lebih baik oleh siswa.
Fungsi afektif media visual dapat terlihat dari tingkat
keterlibatan emosi dan sikap siswa pada saat menyimak tayangan materi pelajaran
yang disertai dengan visualisasi. Misalnya, tayangan video gambar simulasi
kegiatan pengelolaan arsip, video penggunaan mesin-mesin kantor, dan
sejenisnya.
Fungsi kognitif media visual terlihat dari kajian-kajian
ilmiah yang mengemukakan bahwa lambang visual atau gambar memperlancar
pencapaian tujuan untuk memahami dan mengingat informasi atau pesan yang
terkandung dalam gambar. Sedangkan fungsi kompensatoris dari media pembelajaran
dapat dilihat dari hasil penelitian bahwa media visual membantu pemahaman dan
ingatan isi materi bagi siswa yang lemah dalam membaca.
Secara lebih khusus, Kemp & Dayton dalam (1985: 3-4)
mengidentifikasi delapan manfaat media dalam pembelajaran, yaitu:
”(1)
penyampaian perkuliahan menjadi lebih baku, (2) pembelajaran cenderung menjadi
lebih menarik, (3) pembelajaran menjadi lebih interaktif, (4) lama waktu
pembelajaran dapat dikurangi, (5) kualitas hasil belajar siswa lebih meningkat,
(6) pembelajaran dapat berlangsung di mana dan kapan saja, (7) sikap positif
siswa terhadap materi belajar dan proses belajar dapat ditingkatkan, (8) peran
guru dapat berubah ke arah yang lebih positif.”
Oleh karena banyaknya manfaat yang
diperoleh dari pemanfaatan media pembelajaran, maka guru sebagai sumber pembawa
informasi bagi peserta didik hendaknya menyadari akan pentingnya penggunaan
media dalam pembelajaran.
Mendukung
pendapat di atas, Sudjana & Rivai (1992: 2), menyebutkan bahwa media
pembelajaran dalam proses belajar bermanfaat agar:
”
a). Pembelajaran lebih menarik perhatian sehingga menumbuhkan motivasi belajar
siswa.
b).
Materi pembelajaran akan lebih mudah dipahami oleh siswa.
c).
Metode mengajar menjadi lebih variatif sehingga dapat mengurangi kebosanan
belajar.
d).
Siswa lebih aktif melakukan kegiatan belajar.”
Sedangkan Arif S. Sadiman, dkk. (2006: 17-18)
menjelaskan kegunaan media pembelajaran sebagai berikut:
”
a). Memperjelas penyajian pesan.
b).
Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan daya indera.
c).
Mengatasi sikap pasif, sehingga peserta didik menjadi lebih semangat dan lebih
mandiri dalam belajar.
d).
Memberikan rangsangan, pengalaman, dan persepsi yang sama terhadap materi
belajar.“
Berdasarkan berbagai pendapat di atas, media pembelajaran
sangat dirasakan manfaatnya dalam proses belajar mengajar. Secara umum, media
pembelajaran bermanfaat untuk memperlancar interaksi dosen dan mahasiswa,
dengan maksud membantu mahasiswa belajar secara optimal.
ada daftar pustaka ?
guru kreatif, belajar efektiif